Info Liga Jerman

Enam Fakta Seputar Pelatih Kenamaan Carlo Ancelotti Yang Jarang Diketahui

Ancelotti lahir pada tanggal 10 Juni 1959 silam, di Reggiolo. Setelah mendulang sukses dalam karirnya sebagai seorang pemain sepakbola profesional, beliau memutuskan untuk menapaki karir di dunia kepelatihan.
Pada awal karirnya di dunia kepelatihan, Ancelotti dipercaya sebagai asisten pelatih dari seorang Arrigo Sacchi, yang kala itu menangani tim nasional Italia berkisar antara tahun 1992 hingga 1995. Pada FIFA World Cup tahun 1994 di Amerika Serikat, tim nasional Italia asuhan Arrigo Sacchi dan Ancelotti berhasil mencapai laga Final.
Pada musim panas tahun 1995, Ancelotti didaulat untuk menangani Reggiana yang berada di Serie B Liga Italia. Di tahun pertamanya sebagai pelatih Reggiana, beliau berhasil membawa timnya tersebut untuk promosi ke Serie A. Di Reggiana beliau hanya bertahan selama satu musim.
Setelah pencapaian yang cukup baik bersama Reggiana, tepatnya pada musim panas tahun 1996 Ancelotti pindah ke AC Parma. Hebatnya, di musim pertamanya bersama Parma yaitu pada musim 1996/1997, beliau berhasil membawa klubnya tersebut menduduki pringkat dua tangga klasemen Serie A. Ia bertahan selama dua musim bersama Parma.
Pada bulan Februari 1999, beliau menggantikan posisi Marcello Lippi sebagai seorang pelatih Juventus. Namun, bersama Juventus beliau tidak bisa meraih gelar apapun, sehingga dua musim berselang tepatnya pada tahun 2001 Ancelotti kembali di gantikan posisinya oleh Lippi.
setelah kegagalan bersama Juventus, Ancelotti kemudian bergabung dengan AC Milan sebagai seorang pelatih, dimana kala itu AC Milan sedang mengalami krisis yang sangat serius. Ancelotti berhasil membawa AC Milan, menuju semifinal UEFA Cup musim 2001/2002 dan menyelesaikan musim tersebut berada di posisi keempat klasemen.
Pada musim 2002/2003, Carlo Ancelotti berhasil mendatangkan Andrea Pirlo dan Rui Costa, kedua pemain tersebut menjadi pemain penting AC Milan kala itu. Dan pada musim ini pula bersama AC Milan, Ancelotti berhasil mendaratkan trofi Liga Champion untuk AC Milan, setelah berhasil menumbangkan perlawanan Juventus di final lewat adu penalti.
Dengan raihan juara Liga Champion UEFA tersebut, Ancelotti mengisi salah satu daftar orang yang berhasil meraih tittle Liga Champion UEFA ini sebagai seorang pemain dan pelatih.
Musim 2003/2004, beliau berhasil mendatangkan gelandang serang dari Brasil yaitu Ricardo Kaka. Dengan Kaka sebagai pemain kunci, Ancelotti berhasil membawa Milan mengangkat trofi Piala Super Eropa, dan gelas juara liga di musim berikutnya.
Pada tahun 2007, Carlo Ancelotti kembali mempersembahkan gelar Liga Champion untuk yang kedua kalinya, dan menjadikannya salah satu dari beberapa pelatih yang pernah mencapai prestasi gemilang tersebut. Kemudian pada awal bulan Juni tahun 2007, kontraknya bersama AC Milan pun diperpanjangan hingga tahun 2010.
Namun, pada bulan Juni tahun 2009, Ancelotti menjadi seorang pelatih baru The Blues Chelsea. Dan pada musim pertamanya menukangi Chelsea, beliau berhasil menymbangkan gelar Liga Inggris, FA Cup dan FA Community Shield 2009.
Tetapi karena prestasi Chelsea di kancah Liga Champion, yang selalu mentok di perempat final membuat karir kepelatihannya bersama Chelsea berakhir dua musim berselang, tepatnya musim 2010/2011.
Setelah menukangi Chelsea, tepatnya pada tahun 2011, beliau beralih ke Liga Perancis untuk menukangi Paris Saint-Germain. Kala itu klub tersebut telah mendatangkan beberapa pemain top dunia, seperti Zlatan Ibrahimovic dan Thiago Silva, dan pada akhirnya meraih helar Liga Perancis musim tersebut.
Pada musim 2013/2014, beliau diminta untuk menggantikan posisi Jose Mourinho sebagai pelatih Real Madrid. Di musim pertamanya bersama Real Madrid, Ancelotti meraih gelar Copa Del Rey tahun 2014 dan UEFA Champions League tahun 2014. Dan 2016 ini beliau melatih klub Bayern Munchen, setelah karirnya berakhir bersama Madrid pada tahun 2015 yang lalu.
Beberapa fakta seputar Carlo Ancelotti yang jarang diketahui. berikut ini ulasannya :
Karir Sebagai Pemain
Sepanjang karirnya sebagai pemain sepak bola profesional, Carlo Ancelotti telah bermain untuk beberapa klub Italia, yaitu AC Parma, AS Roma dan AC Milan yang berlangsung antara tahun 1976 hingga 1992.
Karir Sebagai Pelatih
Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, sepanjang karir kepelatihannya telah melatih beberapa klub. Adapun klub-klub tersebut diantaranya, Reggiana, AC Parma, Juventus, AC Milan, Chelsea, Paris Saint-Germain, Real Madrid dan yang terbaru Bayern Munchen.
Berhasil Mengangkat Trofi Liga Champion Eropa Sebanyak Lima Kali
Dua gelar pertamanya diraih kala beliau masih menjadi seorang pemain profesional untuk klub AC Milan, yaitu pada tahun 1989 dan 1990, saat itu liga tersebut masih bernama The European Cup. Sebagai pelatih, Ancelotti meraih gelar Liga Champion dua kali kembali bersama AC Milan pada tahun 2003 dan 2007, dan pada tahun 2014 tatkala melatih Real Madrid.
Menjuarai Liga Champion Sebanyak Tiga Kali Sebagai Pelatih
Tercatat baru Carlo Ancelotti dan Bob Paisley (Pelatih Liverpool tahun 1974 hingga 1983), yang berhasil meraih juara Liga Champion Eropa sebanyak tiga kali, sebagai seorang pelatih.
Catatan Yang Impresif
Ancelotti memiliki catatan lebih banyak menang ketimbang kalah, dari setiap klub yang sudah beliau tukangi.
Penghargaan Di Liga Perancis
Ancelotti merupakan satu-satunya pelatih asal Italia, yang meraih penghargaan Manager Of The Year di Ligue 1, pada musim 2012/2013 saat menukangi Paris Saint-Germain.
Dan faktanya, beliau adalah pelatih dari luar Perancis kedua, yang berhasil memperoleh penghargaan tersebut. Setelah sebelumnya pelatih Marseille asal Belgia, Eric Gerets berhasil meraih penghargaan tersebut pada 2009.