Info Liga Jerman

Kebangkitan RB Leipzig, Kebangkitan Sepakbola Jerman Timur

RB Leipzig dibentuk pada 19 Mei 2009 oleh minuman berenergi, Red Bull, lewat akuisisi kesebelasan divisi lima Liga Jerman, SSV Markranstädt. Promosinya RB Leipzig merupakan pertanda bangkitnya sepakbola Jerman Timur, yang semenjak masa reunifikasi Jerman pada 1990, tak pernah bisa berbicara banyak di tanah Jerman. Terlebih Energie Cottbus, kesebelasan Jerman timur lain, terdegradasi dari Bundesliga pada 2009.

Prestasi kesebelasan-kesebelasan asal Jerman Timur tidak pernah mampu menyaingi prestasi kesebelasan asal Jerman Barat. Setelah unifikasi Liga Jerman Barat dan Liga Jerman Timur pada 1992, tak banyak kesebelasan asal Jerman Timur yang menghuni level kompetisi teratas Jerman (Bundesliga). Kebanyakan mereka hanya berkompetisi di Bundesliga 2 dan 3.

Hal ini diakibatkan oleh gegar budaya saat kesebelasan Jerman Timur yang pada saat itu bersifat lebih sosialis, dipaksakan untuk menjadi klub yang kapitalis seperti halnya kesebelasan-kesebelasan Jerman Barat. Inilah yang membuat kesebelasan-kesebelasan Jerman Timur sulit untuk bersaing yang mengakibatkan mereka hanya berada di kompetisi level kedua dan ketiga Jerman.

Jurang antara Wessis (ucapan slang orang-orang Jerman Timur kepada orang-orang Jerman Barat) dan Ossis (ucapan slang orang-orang Jerman Barat kepada orang-orang Jerman Timur) pun dari tahun ke tahun semakin menganga. Lihatlah bagaimana klub jaya asal Jerman Barat, Bayern Muenchen, menguasai tampuk kekuasaan Bundesliga selama bertahun-tahun.

Lihat pula bagaimana kesebelasan lain asal Jerman Barat macam Schalke, Bayer Leverkusen, dan Borussia Dortmund, yang hilir mudik masuk Liga Champions Eropa. Maka makin mengangalah jurang antara Jerman Barat dan Jerman Timur.

Red Bull Sponsor dari Austria masuk ke Jerman

Di saat seperti inilah, Red Bull, sebuah perusahaan asal Austria masuk ke Jerman dan melihat ada potensi dalam kota Leipzig yang pernah menjadi salah satu kota terbesar di Jerman. Seperti halnya Volkswagen di kota Wolfsburg dan Bayer di kota Leverkusen, Red Bull pun melakukan akuisisi terhadap salah satu klub Leipzig, dengan membuat klub bernama RB Leipzig. Mereka menggunakan salah satu stadion peninggalan Piala Dunia 2006 bernama Zentralstadion (juga stadion peninggalan Vfb Leipzig) untuk dijadikan kandang.

Tepat pada 2009, akhirnya angin perlahan mulai berpindah ke Jerman Timur, kembali ke kota tempat sepakbola Jerman pertama kali dibentuk, kota Leipzig. Berbagai rencana pun mulai dijalankan, mulai dari menguasai Bundesliga, mewakili Jerman di Eropa, dan meraih berbagai trofi mayor, sesuatu yang selama ini dianggap hanya menjadi target klub-klub Jerman Barat.

Maka, dibangunlah fasilitas-fasilitas latihan yang memadai, pun akademi sepakbola disertai dengan pelatih-pelatih berpengalaman, termasuk nama Ralf Rangnick yang melatih tim utama, demi mewujudkan rencana jangka panjang dari RB Leipzig tersebut.