Info Liga Jerman

Tak Seperti Di Bayern, Metode Guardiola Masih Belum Klop Di City

Berita Liga Jerman: Paul Breitener mengatakan bahwa gaya bermain khas Pep Guardiola masih belum bekerja sepenuhnya di Manchester City sejauh ini, dan hal itu tak berlaku ketika ia melatih di Bayern Munich dan Barcelona.

Klub raksasa Bavaria terbukti sangat mendominasi di sepak bola dalam negeri selama Guardiola masih bertanggung jawab di Allianz Arena, ia bahkan sukses memenangkan tiga gelar Bundesliga berturut-turut dalam tiga tahun waktunya di sana.

Namun, meskipun berhasil memandu Barcelona meraih dua gelar Liga Champions dengan filsafat “tiki-taka” khasnya, ia tidak bisa meniru keberhasilan tersebut di Allianz Arena. Guardiola hanya mampu mengantarkan Bayern Munich ke semifinal di musim 2013-14, 2014-15 dan 2015-16.

Kegagalan tersebut membuatnya dibanding-bandingkan dengan pendahulunya, yakni Jupp Heynckes, yang membawa Bayern Munich gemilang di kancah Eropa sebelum ia mengakhiri kariernya di sana pada akhir musim 2012-13.

Metode Guardiola Masih Belum Klop Di City

Dan Breitener mengatakan bahwa Guardiola, yang kini melatih Man City, masih belum bisa menerapkan idenya dengan sempurna di Premier League, menyusul inkonsistensi City sejauh musim ini jika dibandingkan dengan waktunya di Bayern Munich dan Barcelona.

“Guardiola mempunyai cara yang sangat spesial dengan bagaimana ia ingin timnya bermain. Hal itu bekerja di Barcelona dan Bayern Munich, tapi itu masih belum bekerja dengan baik di Manchester City,” kata Breitener.

“Tapi sepak bola dengan kecepatan tingginya itu, dan semua hal yang ingin dia lakukan, sangat sempurna di sini (Bayern Munich). Ia ingin mengembangkan lebih lanjut ketika ia mengambil alih dari Jupp Heynckes,” sambungnya.

“Tapi itu tidak berarti bahwa kami bisa memenangkan segalanya sementara ia berada di sini,” tutur Breitener.